Perkenalkan Fotografi Tertua Heliografi

Pengertian Heliografi

Heliografi (dengan bahasa Prancis, héliographie) dari helios (Yunani: ἥλιος), yang bermakna “matahari”, serta graphein (γράφειν), “menulis”) ialah proses fotografi yang diketemukan oleh Joseph Nicéphore Niépce seputar tahun 1822, yang ia pakai untuk bikin yang paling dahulu dikenali photo yang bertahan dari alam, Panorama dari Jendela di Le Gras (1826 atau 1827), serta realisasi pertama kali dari fotoresis untuk fasilitas untuk memperbanyak kreasi seni lewat penemuan fotolitografi serta fotogravure.

 

Perbedaan di antara ukiran asli serta heliografi Joseph Nicephore Niepce. kiri: Engraving of Portrait of Georges d’Amboise, 1650 kanan: Heliography (Heliogravure) dari ukiran itu, 1826

Niépce mempersiapkan skenario uji cobanya di November 1829: Mengenai Heliografi, atau cara yang dengan automatis memutuskan lewat tindakan sinar gambar yang tercipta di camera obscura yang merinci tujuannya untuk memakai cara photografik atau fotolitografi “Heliografik” untuk fasilitas membuat pelat induk litograf, intaglio atau relief untuk beberapa cetakan reproduksi.

READ  Pemahaman Nature Fotografi Atau Fotografi Alami

 

Dia paham jika Bitumen tahan asam dari Yudea yang dipakai dalam etsa mengeras dengan paparan sinar. Dalam eksperimen, ia melapisinya di atas pelat kaca, seng, tembaga, serta tembaga dengan permukaan perak, timah serta batu litograf, serta mendapatinya meredam pelarutan [8] dalam minyak lavender serta minyak bumi, hingga tempat bayang-bayang yang tidak dilapis bisa dirawat dengan tradisionil. acid etching serta aquatint untuk cetak tinta hitam.

 

Pelat yang terkena serta dikasih pelarut tersebut, seperti pada masalah Panorama dari Jendela di Le Gras, tampilkan citra negatif atau positif yang tergantung di refleksi lingkungan, sama dengan daguerreotype yang dilandaskan di penemuan Niépce.

READ  10 Tips Fotografi Fashion

 

Pengertian Heliografi

 

Kimia

Bitumen mempunyai susunan hidrokarbon polisiklik wewangiantik yang kompleks serta beragam (cincin benzena terkait), yang memiliki kandungan sejumlah kecil nitrogen serta sulfur; pembekuannya sesuai dengan eksposurnya ke sinar dimengerti untuk akibatnya karena ikatan silang selanjutnya dari cincin, seperti pembekuan resin pohon (kolofoni, atau asam abietik) oleh sinar, pertama-tama dicatat oleh Jean Senebier di 1782. Fotokimia proses ini, yang sudah didalami oleh Jean-Louis Marignier dari Université Paris-Sud semenjak 1990-an, harus dimengerti seutuhnya.

Baca juga selengkapnya 32 Tipe Fotografi Terhebat Yang Harus Anda Kenali

You May Also Like

About the Author: rudi